Ini Dia 6 Fakta Menarik Briket Yang Perlu Kamu Ketahui!!
- IT DMK Cargo
- 9 Okt 2025
- 2 menit membaca

Briket kini makin sering dibicarakan sebagai solusi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Tapi, seberapa banyak kamu tahu tentang si “hitam kecil” yang satu ini? Meski sering dianggap remeh, briket ternyata punya segudang fakta menarik yang belum banyak diketahui orang. Yuk, kita kupas satu per satu!
1. Briket Sudah Ada Sejak Lama
Briket bukanlah hal baru. Di Korea Selatan, masyarakat sudah mengenal yeontan, yaitu briket batubara berbentuk silinder dengan lubang-lubang kecil di tengahnya. Satu briket bisa menyala seharian untuk memasak atau menghangatkan rumah. Sampai sekarang, tradisi ini masih dipertahankan karena dianggap hemat dan jadi simbol kehangatan rumah tangga.
2. Bukan Cuma dari Arang, Tapi Juga dari Limbah
Kalau kamu pikir briket cuma bisa dibuat dari batubara atau arang kayu, itu kesalahan besar! Sekarang banyak peneliti dan pengusaha yang membuat briket dari bahan tidak terduga seperti sekam padi, serbuk gergaji, hingga tandan kosong kelapa sawit. Prosesnya disebut torefaksi, yaitu pemanasan bahan baku sebelum dibakar supaya nilai kalorinya naik. Hasilnya, limbah yang tadinya tidak berguna bisa jadi energi bersih yang efisien.
3. Dari Rawa Bisa Jadi Energi
Unik banget, di Irlandia ada jenis briket yang dibuat dari gambut (peat) atau tanah basah yang dikeringkan lalu dipadatkan. Dulu, briket gambut ini menjadi penyelamat rakyat Irlandia saat batubara langka pasca Perang Dunia II. Sampai sekarang pun, sebagian wilayah masih menggunakan briket gambut karena dianggap lebih alami dan punya aroma khas saat dibakar.
4. Ramah Lingkungan dan Minim Polusi
Jika kamu peduli dengan isu perubahan iklim, briket bisa jadi pilihan terbaik. Berbeda dengan bahan bakar fosil, briket biomassa punya jejak karbon (carbon footprint) yang lebih rendah. Artinya, emisi gas rumah kaca yang dihasilkan lebih sedikit. Beberapa jenis briket juga bisa dibuat tanpa bahan kimia tambahan, jadi abu sisa pembakarannya bisa langsung digunakan sebagai pupuk alami.
5. Kelembapan Jadi Musuh Utama Briket
Meski terlihat padat dan kuat, briket mempunyai kelemahan besar yaitu tidak tahan air. Begitu kena kelembapan tinggi, briket bisa retak, mengembang, atau bahkan hancur sebelum dipakai. Karena itu, penyimpanannya harus di tempat kering dan berventilasi baik. Beberapa produsen kini mulai memakai metode pengeringan khusus agar briket tetap awet tanpa bahan kimia tambahan.
6. Punya Potensi Ekspor yang Besar
Jangan salah, briket bukan cuma laku di pasar lokal. Negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Eropa sangat membutuhkan briket sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Indonesia sendiri punya potensi besar untuk jadi eksportir briket terbesar di Asia Tenggara, berkat melimpahnya bahan baku seperti batok kelapa dan serbuk kayu.
Di balik bentuknya yang sederhana, briket menyimpan potensi besar untuk energi bersih, ekonomi lokal, dan keberlanjutan lingkungan.
Tertarik coba briket buat di rumah atau usahamu?
Mandala hadir sebagai solusi bagi kamu yang lagi butuh briket atau mau ekspor briket.
Hubungi kami melalui WhatsApp dan Email di bawah ini:
WhatsApp: +62 813 9669 0008
Email: marketing@mandalasuksesgemilang.com





Komentar